Thursday, 12 June 2014

Surat Wasiat Itu Bernama Keadilan




Keadilan adalah cerminan dari suatu kebijaksanaan yang memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan yang tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi orang yang dapat berbuat adil, maka dia merupakan orang yang bijaksana.


Sulit memang menemukan sosok yang bisa berlaku adil, apalagi ingin menemukan sosok pemimpin yang adil. Dalam artian disini, pemimpin banyak kategorinya mulai dari pemimpin keluarga, pemerintah dll. Namun yang terpenting dari itu semua adalah pemimpin bagi diri sendiri. Karena tak banyak orang yang mampu memimpin dirinya sendiri sehingga akan timbul jiwa atau sosok-sosok malas di negeri ini.


Allah berfirman dalam Al-quran: "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pengajaran".( QS An-Nahl{16}: 90)


 "Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang menegakan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap satu kaum, mendorong untuk kamu berbuat tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al-Maidah [5] : 8)

Dalam kitab suci Al-Quran digunakan beberapa term/istilah yang digunakan untuk mengungkapkan makna keadilan. Lafad-lafad tersebut jumlahnya banyak dan berulang-ulang. Diantaranya lafad "al-adl" dalam Al-quran dalam berbagai bentuk terulang sebanyak 35 kali. Lafad "al-qisth" terulang sebanyak 24 kali. Lafad "al-wajnu" terulang sebanyak 23 kali. Dan lafad "al-wasth" sebanyak 5 kali (Muhamad Fu`ad Abdul Bagi dalam Mu`jam Mupathos Lialfaadhil Qur`an).


Keadilan adalah ketetapan Allah bagi kosmos atau alam raya ciptaan-Nya, karena menurut ajaran Islam keadilan adalah prinsip yang merupakan hukum seluruh jagat raya. Oleh karenanya melanggar keadilan adalah melanggar hukum kosmos dan dosa ketidak adilan akan mempunyai dampak kehancuran tatanan masyarakat manusia. (Nurcholish Majid).


Maka dari itu, masihkan kalian ingin berlaku tidak adil?



Dimana kebebasan dan keadilan?
Terperangkap dibalik jeruji
Dimana kebebasan dan keadilan?
Mengapa tetap berharap 
Saat kebahagiaan muncul sesaat

Dimana kebebasan dan keadilan?
Tidak bisa bernafas
Tidak bisa pergi

Dimana kebebasan dan keadilan?
Membenci penderitaan
Benci misteri

Dimana kebebasan dan keadilan?
Pergi ke pengadilan
Tapi nasib buruk tidak terlalu beruntung

Dimana kebebasan dan keadilan?
Ketika dia sudah pergi 
Saya suka ide itu balas dendam adalah caranya

Sumber: http://toppuisi.blogspot.com/2013/04/dimana-keadilan-yang-ada.html


Post a Comment

Ucapkan Selamat Tinggal Untuk Rambut Kusam Dengan Emeron Complete Hair Care

Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja,  tentunya rutinitas setiap hari seperti tiada habisnya. Setelah pulang bekerja aku masih harus bere...