Tuesday, 2 February 2016

Review Game Talking Ginger


Bermain game memang menyenangkan, apalagi kalian termasuk pecinta game. Terkadang tak hanya game menantang yang membuat kita menjadi semangat, tetapi game simple pun tekadang bisa sangat menghibur dan menghilangkan kepenatan. Seperti game yang baru-baru ini saya coba. Game yang sangat simple sekali. Namanya Talking Ginger. Dan untuk Review kali ini saya mengambil Talking Ginger 2.

Game Talking Ginger 2 ini kapasitasnya lumayan besar juga, 41,64MB. Bagi yang punya kuota minim sepertinya bisa mencoba game ini lain kali. Tapi bagi yang punya kuota berlimpah, maka tak ada salahnya mencoba game yang satu ini. Apalagi kalian termasuk pecinta kucing, sepertinya game ini pas sekali dan tidak boleh kalian lewatkan.


Secara garis besar game ini simple sekali. Ada tiga tipe game yang bisa kalian mainkan. 

1. Yang pertama adalah kasih maem si kucing. Di sesi ini, nanti ada piring berisi makanan yang lewat di depan si kucing. Kalian tinggal klik bila inging memberi makannya. Kalau dia mau pasti langsung disantap, dan kalau ga pasti si kucing menunjukkan ekspresi menolak.  
2. Yang kedua adalah sesi tiup terompet. Di sesi ini, kalian tinggal klik menunya. Nanti si kucing tiup terompet dengan sendirinya. 
3. Yang ketiga adalah sesi tiup lilin. Disini tiap lilin yang nongol harus di klik agar si kucing bisa tiup lilinnya. Kalau terlupa pasti ada pemberitahuan kalau tidak tertiup.
4. Yang Ke empat adalah sesi fuzzle alias bongkar pasang. Nanti tugas kalian cuma menyusun potongan-potongan gambar menjadi gambar yang utuh.
5. Dan lain lain. Di menu lain juga bisa kalian gunakan seperti membuat video atau film. Juga ada menu puter keberuntungan. 

Nah kira-kira itu review singkatnya. Kalau kalian penasaran bisa langsung download aplikasinya di Mobomarket ya? Selamat mencoba.


Post a Comment

Ucapkan Selamat Tinggal Untuk Rambut Kusam Dengan Emeron Complete Hair Care

Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja,  tentunya rutinitas setiap hari seperti tiada habisnya. Setelah pulang bekerja aku masih harus bere...