Tuesday, 22 March 2016

#ChangeClimateChange Lewat Kegiatan Eart Hour


Hi semuanya! Alhamdulillah kali ini saya bisa balik lagi di salah satu blog kesayangan saya. Karena salah duanya adalah blog saya yang lainnya hehehe Seperti biasa, saban minggu pasti saya berbagi info untuk kalian semua mengenai event, aplikasi, game dan yang lainnya. Selain kegiatan ngantor sehari-hari yang menguras waktu, sekarang saya lagi memantau perkembangan dan info mengenai pelaksanaan #Earth Hour# yang heboh dan dilakukan di berbagai belahan dunia dan digagas oleh World Wild Fund (WWF).  
 
Ya, Earth Hour adalah gerakan lingkungan terbesar di Dunia. Sebagai sebuah acara akbar yang diadakan secara global, Earth Hour tidak hanya menuai pujian namun juga kritikan tajam. Pendapat bahwa kegiatan ini merupakan seremonial belaka tidak hanya melanda Indonesia, namun juga belahan dunia yang lain. Terlepas dari pro kontra itu, kegiatan ini menurut saya setidaknya bermanfaat untuk mengingatkan banyak orang betapa pentingnya menghemat.
 

Karena pada dasarnya, agenda global Earth Hour merupakan sebuah kegiatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan listrik. Pemadaman aliran listrik selama satu jam diharapkan membuat manusia sadar betapa tergantungnya mereka pada keberadaan listrik sehingga akan lebih berpikir untuk menjaga bagaimana agar listrik tetap bisa digunakan sampai kapan pun. Dengan melakukan pemadaman listrik selama satu jam, beban listrik dapat berkurang khususnya di Indonesia. 

Toh, menurut saya seharusnya perilaku hemat energi ini tidak hanya dilakukan pada saat tertentu atau ketika Earth Hour saja. Setidaknya setiap hari, manusia harus sadar bahwa tidak semua energi dapat diperbaharui. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan energi jika benar-benar dibutuhkan saja. Pesan inilah yang coba Baidu sampaikan untuk masyarakat Indonesia dengan menggelar kegiatan ini di 3 kota yakni Surabaya, Bogor dan Malang lewat Du Grup dan ES File. 
 
Di kota-kota ini mereka membawa tema masing-masing. Di Malang misalnya mengusung tema "Ngalam Petengan" See You Under The Stars dan acaranya pada tanggal 19 Maret 2016 pukul 20.30 wib. Kalau di Bogor "Gelapkan Kotaku Untuk Terangi Masa Depanmu" berlangsung pada tanggal 19 Maret 2016 pukul 19.00 wib. Sedangkan di Surabaya menggelar acara Night Ride Comunity Performance and Ecxibiton  dengan hastag "Ini Aksiku, Suroboyo Petheng". 
 
Acara global yang berlangsung untuk kedelapan kalinya di Indonesia ini nyatanya tidak hanya menarik para LSM dan aktivis lingkungan hidup untuk berpartisipasi. Melainkan juga para pemasar dan brand. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat yang kian besar, brand rasanya tak mau ketinggalan dalam mendukung kampanye tersebut. Brand-brand besar itu antara lain cat Dulux, Lippo Group, Banana Peel dan tak ketinggalan Baidu lewat game interaktif bertajuk "Light Up The Night". Permainan itu meminta pengguna untuk mematikan lampu di seluruh bangunan ikonik dunia sebagai simbol komitmen terhadap konservasi energi.
  Jadi intinya, banyak sebenernya hal-hal kecil dan mudah yang bisa kita lakukan untuk menjaga Bumi kita ini guys. Seperti menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan pun bisa termasuk salah satu cara untuk menyelamatkan bumi kita. SUDAH KAH KALIAN MENYELAMATKAN BUMI KITA? 
 
 
 
Post a Comment

Xiaomi Redmi 2 mentok di Logo (Bootlop)

Hai semuanya... Fairy balik lagi nih, mumpung lagi punya waktu luang jadi dimanfaatkan buat posting tulisan deh. Kebetulan fairy juga Baru ...