Sunday, 5 July 2015

Curahan Hati Serbuk Cinta Part 3

Bagaimana kabar kalian guys?
Masih semangat kan menjalankan puasanya? ayo jangan males-males puasanya?
Kan lebaran juga ga lama lagi hehehehe Puasa juga sudah lewat separuh jalan
Nah daripada bengong, mending baca cerpen rey. Kali ini adalah episode yang ketiga lo!
Alhamdulillah rey konsisten memposting cerita serinya tiap minggu.
Kalau minggu lalu ada si Dudung yang berhasil mendapatkan Android idamannya karena Baidu UEC sekaligus mendapatkan kekasih pujaannya. Nah untuk episode kali ii tentu saja berbeda. Yuk langsung dibaca saja guys......

***
Lima tahun berlalu. 

Hujan turun pagi ini. Marlena tampak duduk di depan teras kostnya sembari menikmati hujan itu. Marlena sekarang sudah kuliah di salah satu perguruan tinggi, sehingga dia harus menge-kost karena dia kuliah jauh dari rumah. Hujannya tak begitu deras, namun tetap saja membuat Lena teringat akan masa lalunya. Masa dimana ia masih SMA. Ketika masih berpacaran dengan Dudung. Ia ingat sekali, tiap hujan seperti ini, Dudung sering mengantarkan ia pulang meski hanya bermodalkan payung. Belum lagi kalau Lena tidak ada pulsa, Dudung sering mengisikannya pulsanya. Kalau ditanya dapat uang darimana, Dudung selalu menjawab, ini pulsa hasil dari reedem kupon di Baidu UEC. Ah, Dudung memang gigih mengerjakan setiap tugas yang ada di web uec untuk mengumpulkan kupon. Dan Dudung memang menyisakan kenangan yang indah untuk Lena. 

***

"Len, gua pinjem USB lo bentar ya? gua mau mindahin data nich!" Tiba-tiba saja Uci teman kos Lena mengagetkannya
"Busyet! ah lo ngagetin gua aja Ci."
"Makanya jangan melamun. Cepetan gih, gua butuh banget nich. Ada bahan bagus buat skripsi gua Len. Please"
"Oke-oke. Bentar gua ambil dulu Ci. Kan USB nya ada dikamar gua, ga mungkin gua bawa kemana-mana hehehe"
"Sip deh!" Ujar Uci mengiyakan
Sambil berbarengan menuju kamar, Lena bertanya pada Uci "Btw lo jadi nulis skripsi tentang apa Ci?
"Masih rencana sich Len, ni mo ngajuin proposal tentang Pengaruh Internet Untuk Generasi Muda"
"Wah bagus tu Ci, gua rencananya juga mo nulis skripsi yang nyerempet-nyrepet tentang internet. Cuma gua belum tahu mo fokus kemana."
"Ciyus lu Len, kalau iya kan kita bisa ngerjain bareng."
"Yaelah, gua mah baru rencana diawang-awang Ci. Beda ama lu yang udah dibuat proposal. "
"Yang penting rencananya mirip Len. Ayo buat juga biar bisa saling bantu?" Uci merayu Lena
"Bodo ach. Gua masih ngawang, jadi belum gua pikirkan secara mendalam Ci. Nih USB nya!"
"Oke deh! ntar kalau beneran kabari gua ya biar bisa bareng-bareng cari bahan hehehe"
"Iya-iya. Eh jangan lupa, USB gua dijaga yang bener. Lo tau kan itu USB berharga banget buat gua?"
"Oke miss Lena. USB hasil menang kuis dari Baidu bakal gua jaga sebaik-baiknya kok. Bila perlu gua bawa bodigat biar ni USB kagak dicuri hehehe" Uci ngeledek Lena
"Sialan lo Ci. Awas ya kalau ada kenapa-kenapa ama USB gua, lo gua jitak bolak balik kayak ngecat dinding" Ancam lena pada Uci teman kosnya itu
"Oke miss Lena" Usai berkata begitu, Uci pun langsung melesat pergi

***

Di kampus

Kampus tempat dimana Lena kuliah lumayan oke karena menyediakan fasilitas hotspot. Dan sebagai mahasiswi yang terlahir dari keluarga sederhana, dengan uang saku bulanan yang tidak seberapa, tentu fasilitas seperti ini sangat membantu Lena untuk bisa mencari bahan kuliah termasuk mencari bahan untuk penulisan skripsinya. Hampir di semua sudut kampus fasilitas ini bisa digunakan, namun ada satu lokasi yang menjadi tempat favorit Lena, yakni di balkon lantai 1 jurusan Hukum yang terkenal angker. Bisa dikatakan disana jarang sekali terlihat ada yang online. Mungkin karena terkenal angker. Namun anehnya selama Lena online disana dia sama sekali belum pernah menemukan kejadian aneh yang membuat bulu kuduknya merinding. Intinya dia nyaman berhotspot ria disana tanpa gangguan. Yang jelas hanya ada kurang lebih lima orang saja yang online disana dan hanya Lena salah satu perempuan yang memiliki keberanian untuk online disana hehehe

***

"Permisi, boleh saya numpang nyolok cas leptop saya?" Tiba-tiba seorang laki-laki berdiri di hadapan Lena. Posturnya cukup tinggi. Wajahnya pun tampan sekali. Kalau diperhatikan secara seksama, maka wajah laki-laki ini persis seperti Aliando Syarif. Hanya ini terlihat lebih dewasa.
Lena yang terfana dengan ketampanan laki-laki itu pun terkagok untuk menjawab pertanyaan "Oh, eh boleh saja kak. Silahkan, masih tersisa 3 tempat untuk mengecas." Ujar lena terbata-bata
"Terimakasih ya dik. Maaf merepotkan, saya lupa membawa colokan" Ujar laki-laki itu yang akhirnya Lena kenal bernama Vino. Mahasiswa S2 di kampusnya.
"Iya ga papa kak, kadang saya juga lupa bawa kok, jadi nebeng dengan netter lain." Ujar lena santai. Netter adalah sebutan familiar mereka untuk siapa saja yang online di lokasi hotspot
"Kalau boleh tahu, dik Lena browsing apa?" Tanya Vino
"Oh, ini lagi santai aja kak. Baca-baca berita aja lewat Baidu Browser. Kalau kakak lagi browsing apa?"
"Lagi santai juga. Nich lagi ngecek dan baca-baca blog orang saja. Ternyata banyak juga ya postingan tentang Baidu"
"Oh, kirain nyari bahan buat disertasi"
"Tadinya iya, tapi sekarang ga Len. Btw kamu keren juga ya?"
"Maksud kakak?"
"Ya keren aja. Jarang lo ada yang berani online disini. Apalagi perempuan biasanya pada takut."
"Yaelah, bukan keren itu namanya kak, tapi nekat hehehe Lagian ngapain takut, rey ga ganggu makhluk yang ada disini kok."
"Iya juga sich. Kakak juga kadang bingung dengan yang lain. Kok pada takut ya? padahal disini ga ada apa-apanya kok!"
"Ho oh, Lena aman-aman aja online disini kak."
"Kakak juga gitu Len. Alhamdulillah kagak pernah ketemu yang aneh-aneh. Justru anehnya bisa sering ketemu kamu disni wuakakakak"
"Jiah, dikira Lena makhluk alien apa, aneh!"
"Wuakakakak"
"Eh bentar deh kak. kakak dengar sesuatu ga?" Ujar Lena pada Vino
"Denger apa Len?" Tanya Vino yang ikutan penasaran
"Perasaan Lena denger....."

***

Nah, sekian dulu cerita seri untuk episode kali ini guys. Dimana Lena akhirnya ketemu sama Vino, cowok cakep yang mirip ama Aliando Syarif yang sedang asyik baca tulisan blog tentang baidu. Kisah terakhir mereka ngobrol dilokasi yang terkenal angker. Penasaran seperti apa kisah berikutnya? Apakah pada akhirnya mereka menemukan kejadian yang aneh atau tidak? terus pantengin blog rey ya? karena episode besok pasti lebih keren lagi. Wassalam.

By Rey Samudra



Post a Comment

Ucapkan Selamat Tinggal Untuk Rambut Kusam Dengan Emeron Complete Hair Care

Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja,  tentunya rutinitas setiap hari seperti tiada habisnya. Setelah pulang bekerja aku masih harus bere...