Thursday, 11 September 2014

#GENspirit: Dayung Untuk Negeri

Untuk memperingati hari Olahraga Nasional (mengingat dulu Rey adalah juga seorang atlet), setelah absen dan asyik dengan seabrek aktivitas, kali ini Rey mencoba untuk menulis sebuah artikel karena cukup lama juga tidak update tulisan. Seringkali ditagih oleh pengunjung setia blog hehehe alhasil lahirlah tulisan ini. Tulisan ini dipersembahkan untuk semua generasi muda Indonesia. Selamat membaca.
-----------------------------


Sejak 65 tahun lalu tepatnya tanggal 9 September tahun 1948, para pendiri bangsa bersama tokoh-tokoh olah raga nasional menjadikan olah raga sebagai bagian dari perjuangan bangsa, dengan menggelar Pekan Olah Raga Nasional (PON) I di Kota Solo, Jawa Tengah. PON kemudian digelar setiap empat tahun dan menjadi ajang unjuk kebolehan atlet-atlet nasional maupun atlet daerah. Maka tak heran jika kemudian tanggal 9 September ditetapkan sebagai Hari Olah Raga Nasional. Hingga detik ini pun setiap tanggal 9 September tetap menjadi hari olahraga nasional. Namun sayangnya selama ini peringatan Hari Olahraga Nasional masih diperingati sebatas sebuah seremoni. Padahal dengan olah raga kita bisa merasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Dayung atau Mendayung. Saya yakin anda semua tahu apa itu kan? Mendayung merupakan sebuah olahraga yang menggunakan dayung dan berlangsung atau dilakukan di atas sungai,danau, dan laut. Olahraga yang juga merupakan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia ini memang menarik. Dalam teknik mendayung sendiri setahu saya hanya dikenal dua macam kayuhan yaitu dayung maju dan dayung mundur. Jika anda menginginkan perahu bergerak kedepan maka digunakan dayung maju sedangkan dayung mundur untuk menghentikan perahu yang sedang bergerak maju atau memang menginginkan perahu bergerak mundur. Jika ingin membelokkan perahu ke kanan maka tangan kiri mendayung maju dan tangan kanan mendayung mundur,dan sebaliknya jika ingin membelok kekiri. Bagitu sekilas tentang cara mengendarai sebuah Dayung.

Sebagai contoh, generasi negeri yang tak henti-hentinya menuai rasa bangga untuk tanah air tercinta dengan prestasi-prestasi mereka yang luar biasa. Kalau mereka tidak berusaha keras dan mengaplikasikan ilmu mereka maka mereka tak akan pernah sukses. Terutama pada bidang science dan teknologi. Mereka semua (generasi muda negeri ini) tak hanya patut diacungi jempol, namun harus juga di dukung agar dapat membawa perubahan bagi negeri ini. Contoh lain, sebut saja, prestasi yang telah ditoreh oleh tim olahraga Dayung Indonesia yang tahun lalu meraih tiga medali emas pada SEA Games ke-27 di Myanmar, Kamis, 12 Desember 2013. Sebelumnya, tim perahu naga Indonesia juga meraih medali emas pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Cina.Dan tahun ini Indonesia kembali berkibar dengan mengirimkan atlet dayungnya pada  ajang International Canoe Federation Sprint World Championship 2014 di Moscow Rusia pada tanggal 6 hingga 10 Agustus kemarin. Di ajang tersebut, tim Indonesia berhasil masuk ke babak semi final untuk nomor kayak 200 meter perorangan putri atau putra dan lolos maju ke Final B pada nomor kano 200 meter berpasangan putera. Luar biasa.

Mungkin olahraga dayung memang tidak sepopuler Sepakbola Indonesia dengan tim Garudanya atau bulutangkis dengan medali seabreknya. Namun bila kita mau melihat kebelakang, olahraga Dayung ini patut jadi kebanggan karena juga mengangkat budaya tradisional ketimuran kita. Lewat Dayung generasi kita berprestasi baik pada level nasional maupun internasional. Lewat Dayung juga kita memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia. Lewat Dayung kita bisa menunjukkan seperti apa jati diri bangsa kita dan tidak harus meniru budaya asing. Dayung mengajarkan kita arti kerja keras, semangat, kekompakan, dan kerjasama atau gotong royong yang juga menjadi salah satu alat pemersatu negeri ini. Indonesia itu sangat kaya. Yang jelas, kita selalu memiliki kesempatan dengan kondisi dunia saat ini. Kita memiliki kekuatan dan kemampuan. Kita memiliki jutaan angkatan muda yang siap digandakan impian-impiannya, harapannya, semangatnya dan yang paling penting mereka ataupun kalian adalah angkatan muda yang peduli akan nasib bangsanya. Dan saya termasuk orang yang optimistis dan mengajak anda semua untuk tetap optimistis, meningkatkan semangat, dan menyimpan harapan akan kebangkitan Indonesia dan akan ikut serta dalam proses perubahan, setidaknya dengan menulis atau menyebarkan tulisan yang akan menggandakan harapan-harapan, semangat-semangat, dan inspirasi-inspirasi untuk kita semua.





Saya juga sangat mengakspresiasi @GenSindo (Tempat berekspresi anak muda yang aktif dan dinamis)lewat media @MNCkoranSINDO dan koran-sindo.com dan mengadakan kompetisi ini, karena harus saya akui Indonesia memang punya Hari Olah Raga Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 September. Namun sayangnya selama ini peringatan Hari Olah Raga Nasional masih diperingati sebatas sebuah seremoni. Padahal dengan olah raga kita bisa merasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Ini adalah momentum transformasi sumber daya manusia bangsa ini, momentum #GENspirit kita dan tidak boleh menyia-nyiakannya. Kita harus bangkit, karena kita Pasti bisa!

"Generasi Muda dan Prestasi Olahraga"

sumber:


Post a Comment

Ucapkan Selamat Tinggal Untuk Rambut Kusam Dengan Emeron Complete Hair Care

Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja,  tentunya rutinitas setiap hari seperti tiada habisnya. Setelah pulang bekerja aku masih harus bere...